Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrut Taubah (Bulan Taubat)

 

Ramadhan merupakan bulan yang dinantikan oleh setiap mukmin karena ramadhan memiliki 3 keistimewaan dibanding dengan bulan lainnya yaitu:

1.       Sebagai bulan penghapusan dosa.

2.       Bulan diijabahnya do’a-do’a kita.

3.       Bulan pencerahan

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana syetan dibelenggu, hawa nafsu dikendalikan dengan puasa, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Sehingga bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat kondusif untuk bertaubat dan memulai hidup baru dengan langkah baru yang lebih Islami.

Taubat berarti meninggalkan kemaksiatan, dosa dan kesalahan serta kembali kepada kebenaran. Atau kembalinya hamba kepada Allah SWT, meninggalkan jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang sesat.

Taubat bukan hanya terkait dengan meninggalkan kemaksiatan, tetapi juga terkait dengan pelaksanaan perintah Allah. Orang yang bertaubat masuk kelompok yang beruntung. Allah SWT. berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS An-Nuur 31).

Oleh karena itu, di bulan bulan Ramadhan orang-orang beriman harus memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah SWT. Mengakui kesalahan dan meminta ma’af kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta  mengembalikan hak-hak mereka. Taubah dan istighfar menjadi syarat utama untuk mendapat maghfiroh (ampunan), rahmat dan karunia Allah SWT. “Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS Hud 52)

Marilah kita persiapkan diri kita mulai sekarang untuk menyambut ramadhan dan menjadikan ramadhan kali ini menjadi lebih bermakna.

 (ini merupakan pewacanaan puskomda surabaya untuk aksi putih menyambut ramadhan besok hari rabu,27 Agustus 2008 di depan grahadi)

Add comment Agustus 26, 2008 razita

Bahaya dan fitnah foto akhwat di Friendster …

Saya menulis ini karena rasa kecintaan saya kepada saudariku seiman,mungkin telah banyak akhwat yang tau akan bahaya memajang foto di friendster maupun media internet lainnya. namun saya masih menemui banyak juga akhwat yang tidak tau hal ini.
Saat ini ada beberapa orang yg sangat jahat (zalim) dgn mengcopypaste foto pribadi (terutama perempuan berjilbab/akhwat) di fs,kemudian merubah/mendesain ulang/memanipulasi foto itu menjadi sebuah foto yang tidak pantas utk dilihat (pornografi n pornoaksi).ilustrasinya seperti ini, dari pinggang sampai ke atas tetap memakaipakaian muslimah/jilbab, tapi bagian pinggang ke bawah telanjang (setengahtelanjang). dan ada juga beberapa foto, yg wuuhh sangat panas..
Padahal,akhwat td gak melakukan hal seperti ini (ada saksinya lho)..orang sgt zalim td menampilkan smua berita/foto ini di dlm sebuahweb.
Nah mengerikan sekali bukan??…
Selain itu, dari tinjauan syar’i pun, memasang foto di internet juga dilarang. Berdasarkan Q. S An-Nur 30-31
“Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat.” “Katakanlah kepada wanita yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
Foto d friendster maupun internet lainnya, dengan mudah dilihat oleh banyak orang laki laki maupun perempuan. Dan ini sangat bertentangan dengan Q.S An Nur ayat 30-31 tersebut.
Saya percaya, bahwa saudariku sekalian yang menampilkan wajah ayu-nya (di internet), bermaksud baik. Bukan bertujuan untuk memamerkan kecantikan wajahnya, ataupun orientasi tidak lurus yang lain.
Saya percaya maksud melakukannya adalah dalam rangka menjalin silaturahim antar saudara. Juga untuk menjalin ukhuwah, karena kita tahu bahwasannya rukun ukhuwah dimulai dari saling mengenal, kemudian saling memahami, saling menolong dan saling sepenanggungan. Dan dengan tahu wajah masing-masing, kita akan dapat lebih mengenal satu sama lain.
Karena itu juga saya tidak ingin berprasangka buruk, karena tingkatan ukhuwah paling rendah adalah bebasnya hati kita dari su’udzon kepada saudaranya.
Semoga,apa yang saya informasikan ini dapat bermanfaat pada saudariku seiman.

2 comments Juli 1, 2008 razita

Pages

Categories

Links

Meta

Calendar

Februari 2010
S S R K J S M
« Agu    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Most Recent Posts